Postingan

[ BUAT JADWAL BELAJAR, TASK ORIENTED ]

Gambar
  Setelah kamu menentukan apa saja materi yang harus kamu kuasai, mulai buat jadwal belajarmu sendiri. Jadwal belajarnya disusun sesuai materi apa yang harus kamu kuasai per hari, bukan kamu harus belajar mapel apa per hari itu. Misalnya, hari ini targetmu menguasai satu bab mtk, mengerjakan soal-soal bab itu 20 soal. Hindari pikiran "minggu ini mau belajar mtk aja pokoknya", tetapi kamu nggak tahu bab apa yang akan kamu pelajari. Hal itu akan membuat kamu bingung ketika nanti saatnya belajar. Aku pribadi biasanya membuat jadwal setiap hari Minggu untuk satu minggu kedepannya, goals apa yang harus aku capai dalam satu minggu itu, buat lebih spesifik dengan goals per harinya. Selain itu, aku juga langsung print latsol2 yang harus aku selesaikan dalam satu minggu itu. Selanjutnya, jangan paksakan diri kamu untuk menguasai banyak materi sekaligus, usahakan jika jadwalmu hari itu menguasai materi sel misalnya, kamu benar-benar fokus mempelajarinya, jangan asal belajar aja. ...

[ Pelajari Materi Ujian secara Terstruktur ]

Gambar
Materi UTBK itu banyak loh, tahun ini memang TPS aja. Akan tetapi, tahun 2021 sepertinya akan ada TKA juga. Oleh karena itu, kamu harus menyusun jadwal belajarmu dgn baik biar enggak keteteran atau keasyikan belajar materi tertentu. Kamu bisa susun target belajarmu dengan cara seperti ini misalnya, 1. Cari persebaran materi yang biasanya keluar di SBMPTN Ini contoh persebaran materi aku dapat dari Zenius, yaa ... selebihnya kamu cari di internet, banyak  kok!   2. Tuliskan materi apa saja yang harus kamu kuasai.  Semuanya dari a-z.   Ini catatan aku, semua pelajaran aku catat judul babnya dan berapa lama durasi video materinya di Zenius. Jadi, kamu akan tahu bahwa sebenarnya kamu enggak bisa berleha-leha, banyak materi yg harus kamu kejarr.   3. Tandai materi yang kamu rasa kamu sudah cukup menguasainya Untuk apa?   Kamu bisa menghemat waktu dengan tidak pelajari materinya terlebih dahulu dan latihan soal langsung. Biasanya aku latisol perbab, setelah s...

[ Restu Orang Tua ]

Gambar
Aku sebenarnya bukan orang yang tepat untuk membicarakan ini mengingat salah satu alasan aku keluar dari FK adalah poin ini, tetapi I’ll try my best.  Restu ini sangat sangat penting kamu dapatkan, usahakan kamu sudah deal dengan orang tuamu mengenai apa yg ingin kamu capai agar kamu mendapat dukungan penuh. Tak apa jika di awal belum berhasil, coba aja terus. Aku sangat berharap cita2 kamu dan orang tuamu sejalan, jangan sampai kamu hanya mengikuti kemauan orang tuamu atau orang tuamu hanya mengikuti kemauanmu. Kenapa Dev?  Begini loh, ketika kamu hanya mengikuti kemauan orang tuamu tanpa ada minat yang kuat dalam diri kamu, aku rasa perjuanganmu tidak akan sebesar ketika kamu memperjuangkan mimpimu sendiri.  Nah, ketika kamu memaksakan orang tuamu, memang niatmu kuat, perjuangamu besar, tetapi kamu tidak mendapat dukungan penuh dari orang tua, sama aja bohong kan?  Untuk mencapai keseimbangan antara mimpi dan dukungan, penting untuk kamu berbicara kepada orang tu...

[ NIAT KUAT, TUJUAN JELAS ]

Gambar
Bismillah … aku memang enggak akan pernah bisa sempurna, aku hanya ingin berbagi hal-hal yang mungkin bisa bermanfaat.  Dev, berapa lama belajar UTBK? Kurang lebih 6 bulan, sejak Januari.  Gimana cara belajarnya ? Oke, ini akan menjadi utas yg sangat panjang. Bagaikan orang yang punya uang, dia enggak punya niat dan tujuan untuk apa uang itu digunakan, maka uang yang dia punya akan sia-sia. “Pak, tolong antar saya keliling,” “Ke mana Bu ?” “Ke mana aja pokoknya keliling, saya punya uang kok untuk bayar.” Sampai akhirnya dia menghabiskan uangnya hanya untuk berkeliling karena tidak punya tujuan, enggak dapat apa-apa. Kalau tujuan jelas, mau belanja ini, itu, uangnya enggak akan habis sia-sia. Begitu pula dengan kita yang hendak menggapai mimpi. Kita harus punya niat dan tujuan yang jelas agar modal (dalam konteks ini waktu) yang kita punya enggak terbuang sia-sia. Niat menjadi hal yang sangat penting yang harus teman-teman miliki sebelum melakukan segala sesuatu. Kalau ...

Holla! Aku Devitha :))

Gambar
  Bismillah, semoga tidak terlintas sedikit pun kesombongan dalam hati, semoga Allah rida dengan tulisan ini, aku hanya ingin berbagi. Semoga bisa diambil manfaat dan dijauhkan dari yang buruknya. Sebelumnya, aku minta doa untuk teman-temanku yang belum lolos di SBMPTN semoga lolos melalui jalur mandiri, khususnya untuk Angel (Gizi UI), Abim (Sistem Informasi UI), Anis (Psikologi UGM). Terima kasih. Haii, aku Devitha. Teman-teman bisa panggil aku Dev, Devi, Devit, Devitha, Kadev, apa pun itu hehe :v Aku lulusan 2019. Yap, aku gapyear. Sebenarnya, kemarin sempat kuliah kedokteran, di swasta, tetapi karena satu dan lain hal aku keluar. Ya … mungkin memang aku enggak cocok, enggak pantas, enggak kuat di FK, intinya ini memang kesalahan aku pribadi. SKIP ya, aku enggak akan ceritain panjang lebar di sini perihal aku keluar dari FK, nanti di nomor 3. Aku pernah merasakan kegagalan, berkali-kali. Ini aku udah pernah tulis di blog ini, satu tahun yang lalu. PMB UII 2019 : Gaga...

5X GAGAL DALAM 6 HARI

Gambar
Orang tuaku khawatir, sudah bulan April tetapi aku belum terdaftar menjadi mahasiswa di kampus manapun, ‘takut nanti gabisa kuliah’ katanya. Akhirnya mereka memintaku untuk mencoba seleksi di berbagai kampus swasta. Seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya, ”kalau daftar swasta, kedokteran saja” kata ayahku. Jadi, kali ini aku memulai petualanganku mencari kampus dengan pilihan prodi kedokteran. Tapi, aku kembali khawatir, biaya kedokteran itu tidak murah! Aku sudah memilih Prodi Soshum untuk kedua UTBK ku, tentu saja karena aku bertekad untuk masuk Prodi Psikologi, pada awalnya. Berarti, aku tidak bisa mengambil Prodi Kedokteran saat SBMPTN nanti ? Ya! Ujian Mandiri ? Ah rasanya akan sangat sulit, dengan daya saing setinggi itu dan kapasitas otak yang pas-pasan, intinya sih aku kurang percaya diri dan kalah sebelum bertangding, jangan ditiru! H-2 sebelum bulan penuh rahmat, aku dan kedua orang tuaku, juga adikku berangkat ke jogja untuk melakukan CBT di kampus UII, kali ini P...

Psikologi ke Kedokteran

Gambar
Ibuku seorang bidan desa, ayahku menjalankan apotek sebagai ladang mencari nafkah, tak asing bukan jika setiap orang tua yang bergelut dibidang kesehatan menginginkan anaknya untuk meneruskan profesinya ? Benar, orang tuaku yang menjadi alasan awal aku memberanikan diri untuk berputar arah. Awalnya aku ingin menggeluti penyakit kejiwaan, mengambil prodi Psikologi. SNMPTN, PPKB UI bahkan SBMPTN pun aku mengikuti UTBK dengan jenis soal sosial humaniora. Tetapi, setelah mengalami berbagai penolakan, aku merenung, sebenarnya apa yang menyebabkan aku mengalami bertubi-tubi penolakan ? Seketika aku teringat, keyakinan diri dan ridho orang tua lah yang mungkin menjadi salah satu penyebabnya. Memang, orang tuaku tidak melarang aku memilih program studi Psikologi, tetapi dari awal, mereka mengharapkan agar aku mengambil Prodi Kedokteran, untuk meneruskan tempat praktik ibuku, katanya. Bukan aku tidak mau, aku hanya tidak yakin, tidak yakin akan kemampuan diri sendiri bahwa aku akan bisa me...